Cucol May 14, 2008
Posted by Ade Bayu in General Talks.2 comments
Wah, jadi gak enak blog ini ditinggalkan begitu saja setelah ada blog baru. Hmm dan Teta bilang dia ingin membuat blog sendiri dan bercerita di sana (walau belum terealisasi juga). OK, jadi tampaknya blog ini akan saya buat sebagai blog pandangan sehari-hari, kadang ada cucol (curhat colongan) disini mengenai hal-hal aktual menurut saya. Tidak melulu tentang saya, tapi semua apa yang saya lihat, dengar, pikir, dan rasakan. Semoga menghibur ^_^
Labbaik Allahumma Labbaik…HAJI 1428 H March 27, 2008
Posted by Kamelia Idrus in Our Journey.2 comments
Maaf sebelumnya…telat ngepost cerita hajiku…
Rabu, 5 Desember 2007
RIYADH to MAKKAH
Datanglah berita bahwa orang asing yang memiliki visa kunjungan (spt aku) akan sulit mengikuti perjalanan ibadah haji dikarenakan pihak pemerintah kerajaan Saudi membatasi quotanya bagi penduduk dalam negeri. Kalaupun ingin ikut, diharuskan mengikuti biro perjalanan haji yang bayarnya mahal dan itupun pihak biro tidak diperbolehkan memberikan surat ijin haji (arabnya = tasrih) bagi masyarakat yg memiliki visa kunjungan spt aku…jadi intinya aku ga bisa haji. Bisa sih…ikut pihak KBRI tp harganya cukup tinggi sdgkan aku, ayah, mama dan adikku akan berangkat semua utk melaksanakan Haji Badal (menghajikan almarhum) dan dananya pas2an.
Akhirnya kami atur siasat bgmn caranya agar bisa masuk kota Makkah 1 minggu sebelum aparat ditugaskan merazia calon jamaah haji di perjalanan di setiap perbatasan masuk kota Makkah dan Madinah lewat darat. Alhasil….aku dan mama sepakat berangkat naik pesawat domestic dari Riyadh menuju Jeddah selama 1 jam dan melanjutkan perjalanan menuju Mekkah dg menggunakan taxi. Ayah jelas tidak melepaskan kami berdua berangkat tanpanya…ayah pun ikut antar dan Faris tinggal di Riyadh.
Tanggal 5/12/2007 kami bertiga take off dengan menggunakan Pesawat domestic SAMA AIRLINES yang murahnya sama seperti AIR ASIA dan tiba malam hari. Ketika tiba di Jeddah kami segera menyewa taxi sedan Camry 2007 menuju Makkah seharga SR. 120 (Saudi Riyal) dan tentunya dengan jantung jedag-jedug takut ditolak memasuki kota Makkah. Mulut berzikir dan berdoa serta lillahita’ala memohon agar Dia memanggilku kembali ke kota Suci dan tempatku dilahirkan. Check point pertama kami lolos karena memang pihak supir taxi telah mengurus KTP ortu dan Pasporku agar diijinkan masuk saat berhenti dikantor agen taxi. Saat di check point kedua kami gelisah krn melihat mobil depan disuruh kembali kekotanya alias dilarang masuk kota Makkah…padahal…mereka sudah memakai ihrom dan memang kadang2 pihak lantas suka nyeleneh. Ya Allah…ijinkan kami…jedag-jedug…jegerrr!!!! Alhamdulillah lolos… kami justru krn tidak memakai ihrom….LUCU.
Tibalah aku di Makkah langsung kerumah Nenek di Syari’ Sittin (16th Street). LEGAAA….syukur alhamdulillah.
Esok pagi kami menemui tante dan oom yang ikut haji dari SUMSEL dan mereka tinggal di daerah Zumaiza 2km dari Masjid Alharam…kami pun girang krn lama tak bertemu lalu umroh bersama deh!! (ini umroh keduaku sejak awal tiba di Riyadh) Sorenya ayah kembali ke Riyadh krn belum waktunya libur bekerja.
Selasa, 18 Desember 2007
MAKKAH to ARAFAH
Setelah 2 minggu aku berdiam di Makkah di rumah nenek tercinta.Tibalah saatnya menunaikan rangkaian ibadah haji.
Tanggal ini merupakan harinya wukuf di Arafah bagi ratusan juta umat yg melakukan ibadah haji. Kami melakukan ibadah haji yang versi koboy tentunya bersama kelompok Indonesia asal Lombok yg merupakan teman ayah bernama Pak Multazam dan Pak Solihin.
Pukul 12 dinihari aku, ayah, mama dan Faris bersama kelompok Lombok menuju Arafah dengan menggunakan bus dan membawa bekal masing2 sampe ke tenda pun kami bawa sendiri2. Setelah tiba di Arafah pada pukul 4 pagi, bus menurunkan kami dilokasi tepat dibelakang Masjid Nameerah. Perjalanan sangat macet karena memang semua umat menuju ke satu tempat dalam waktu bersamaan. Dengan berjalan kaki kami mencari lahan kosong untuk menegakkan tenda.Terlihat semua lahan penuh dengan tenda dan ternyata mereka sudah dating lebih dulu dari kami. Karena datangnya sudah subuh2…jadi kami sempat tidur sebentar lalu sarapan didalam tenda masing2.
Saat aku keluar dari tenda…SUBHANALLAH….lautan manusia dan tenda semua!!!! Mau ke WC pun antrinya keburu udah nyetor duluan di antrian saking lamanya antri dan penuh. (off the record)Ayah mengingatkan kami untuk banyak berdoa dan berdzikir saat wukuf. Ini adalah saatnya Mustajab. Tepat pukul 11 siang Syekh langsung berkhotbah di masjid Nameerah hingga pukul 12 siang. Dengan cuaca panas menusuk tulang dan pengapnya tenda yg berlapiskan terpal membuat aku terasa semacam diuji ketahanan fisik dan perang batin. Rasa ingin marah krn panas, nangis krn haru dan sedih lalu ingin tersenyum sbg ungkapan syukur pdNya. Semua kusampaikan melalui doaku yg nggak ada hentinya. Sejak aku bangun jam 9 aku lgsg berdzikir smpe tertidur lagi dan terbangun lagi (bobok bangun) lalu dilanjutkan dengan berdoa. Saat berdoa…ntah knp aki sllu ingat akan tanggung jawab masa depanku yg masih butuh perjuangan, keringat ayah dan mama serta wajah seseorang yg telah mengajariku berpikir. Air mata deras mengalir…memohon agar doaku didengar dan dikabulkan…aku ingin yg terbaik bagi umatMu Ya Allah…..
Sangat terasa…bahwa badan ini penuh daki dosa, pundak berat memikul tanggung jawab sbg hambaNya,anak,wanita dunia dan calon ibu dan istri. Dengan suhu panas yg kuperkiran 45oCelcius membuat aku harus bertahan. Aku hanya tidak bisa membayangkan betapa panasnya api neraka….Allahumma inna a’udzubika min sakhatika wa nnar!
Pukul 17.00 terlihat jamaah sdh mulai berkemas2, bersih2 dan merobohkan tendanya. Begitu juga kami, krn pukul 18.00 seluruh jamaah harus sudah meninggalkan Arafah guna menuju Muzdalifah untuk mabit dan memungut batu disana.
Sembari berjalan kaki kearah terminal angkutan umum, aku gak lepas dari kamera foto dan beratnya tas ransel yg kugantungkan di kedua bahuku. Namanya juga haji ala Koboy…seru bgt pastinya. Mama menaruh buntelan bantal selimut diatas kepalanya dan ayah menenteng tas tenda lalu faris menarik koper kecil beroda.
Banyak sekali jamaah dari berbagai Negara yg berjalan kaki kea rah yg bermacam2…mencari jalan untuk keluar dari batas Arafah. Banyak mobil container berjejer dan ternyata mobil itu tadi siang berisikan makanan dan atau minuman yang disedekahkan kepada jamaah alias Sabil. Setelah tiba di terminal..kami kesusahan cari angkutan umum…setelah muter2 dan kaki mulai melemah…akhirnya dapet angkutan bis carry dg kursi kosong 4. Masuklah aku, ayah, mama dan faris. Pak Solihin dan istrinya duduk diatas atap mobil…terlintas dibenak…aku mau kalo disuruh diatas mobil itu…biar gampang ambil foto2nya…hihihi. Di mobil kami bercampur dengan keluarga asal India. Sedangkan jamaah kami yg lain berpencar memutuskan berjalan kaki.
ARAFAH to MUZDALIFAH
Pukul 20.00 tidak terasa kami sudah sampai di Muzdalifah. Ga nyangka krn biasanya perjalanan sangat macet dan pasti sampenya tengah malem…tp krn taktik petunjuk ayah kepada si supir akhirnya dalam waktu 2 jam kami sudah tiba di Muzdalifah.
Dengan berjalan kaki kami istirahat sejenak di pinggiran jalan untuk melakukan sholat maghrib dan isya’ jama’ ta’khir qashar. Bentang tikar lalu beli kopi susu sambil istirahat. Tentunya sembari memungut batu untuk melontar jumrah.
Lalu kami berjalan kembali mencari tempat kosong untuk beristirahat. Setelah dapat lokasi kami segera bentangkan tikar…kali ini kami tidak menegakkan tenda karena suasan malam dan sejuk. Nikmat kalo baring sambil memandang langit berbintang.
Setelah makan malam dg lauk seadanya tp nikmat….nasi, daging dendeng dan pop mie (ini mah istimewa)…kami baring. Sekali2 aku mendungak kearah jembatan yg tak jauh dr lokasi….subhanallah….masih banyak jamaah yang ke hulu ke hilir . Terpejamlah mata hingga aku tertidur pulas hingga jam 5 subuh aku terbangun.
Rabu, 19 Desember 2007
MUZDALIFAH to MINA
Setelah sholat subuh dan sarapan pop mie, pukul 06.30 kami mulai bergegas meninggalkan Muzdalifah dengan menggunakan bus sataran. Benakku berkata “bakalan macet lama neh”. Ternyata bener…kita macet ampe jam 10. Akhirnya ayah dan Pak Solihin memutuskan utk keluar dari bis ini dan berjalan kaki menuju Mina yang jauhnya sekitar 10km….sampe ga ya kira2…@_@…..?!?! Pas kami berjalan kaki ke arah depan antrian kendaraan…ternyata emang ditutup mati jalan masuk bagi kendaraan…..wajar aja ni bis kagak ada yg jalan.
Terkejut sekali ketika kami tau adanya peraturan baru kalau jamaah yg masuk kota Mina dilarang membawa barang. Sehingga barang akan disita oleh pihak aparat secara kasar. Kaget banget aku pas liat aksi rebut2an barang bawaan antara jamaah dengan aparat dan barang itu dibuang begitu saja menjadi gundukan sampah. Padahal siapa tau didalamnya terdapat barang2 berharga. Kabarnya sih….alasannya agar jamaah melontar tidak terganggu dengan banyaknya barang bawaan.
Dengan adanya peraturan ini, kami bingung mo lewat mana agar bisa masuk Mina karena barang bawaan cukup banyak. Kembalilah kami ke Muzdalifah lagi dg kaki. Saat berusaha melalui jalur pintas…ternyata dipagar besi. Haduh….bingung dah gmn siasatnya!!! Alhamdulillah ayah dan Pak Solihin termasuk penduduk lama kota Makkah, dengan pahamnya arah jalan…akhirnya dapatlah jalan keluarnya. Keluar menuju Makkah lalu masuk ke Mina melalui persimpangan Bin Dawood (salah satu market terbesar di Makkah).
Angkutan umum disana tak jauh beda dengan di Indonesia. Ada keneknya yg suaranya koar2 kemana2 “Makkah…Makkah….Riyalin…Riyalin” (Riyalin = 2 Riyal). Tapi bis nya bersih dan ada yg berAC…hahhah!!! ….sempet berbisik aku dalam hati….”wah, bakalan naik daun nih kalo buka bisnis tranportasi antar kota slm haji….” Twiiiinggg…mulai dah….berpikir sigap bgmn caranya buka bisnis kecil2an spt itu hingga saatnya buka travel agent buat umroh dan haji….amiiinnn!!! Semoga bukan sekedar khayalan. ^_^. Siapa tau..pembaca ada masukan utk bisnis ini..bagi2 dong infonya…kita kan bisa umroh dan haji bareng…..
Ok….kembali ke jalan yang benar….ceritain HAJI
Nah…saat keluar menuju Makkah, sampailah kami di perbatasan Makkah-Min. Disini kami disuruh turun segera dari bis krn polantas melarang STOP dilokasi itu. Karena barang bawaan yg banyak…kami keluar spt lepas kandang…keluar bis sambil lemparin barang2 keluar bis…lalu bis bergegas pergi sengebut mungkin. Alhasil…kami baru sadar kalo ketinggalan tenda. Ya udah….ga bisa apa2 lagi -_-. Istirahatlah sejenak kami diseberang Bin Dawood. Kami duduk didepan Restoran Malaysia. Setelah istirahat kami lanjutkan jalan kaki menuju Mina sekitar 4 km….jauh sangat bo’!
Uuuuhhh…sampailah kami di Mina tanpa penyitaan barang bawaan alias lolos pukul 14.45…huahaaaaaaaa…bayangkan jalan kaki dan berlari2 dari jam 10 ampe jam 2 siang. Pergilah kami menuju Jumrah Aqabah guna melakukan pelontaran pertama. Kami bergantian melontarnya dengan keluarga Pak Solihin krn mereka harus menjaga barang bawaan kami meskipun tanpa tenda yang tertinggal di dalam bis.
Usai melontar kami pun cukur rambut dan sunnahnya botakin bagi pria (tahallul). Lalu kami baru dapat beristirahat disuatu tempat yg telah disediakan oleh kelompok jamaah yg berpencar dari Arafah. Disana kami beristirahat sejenak lalu kembali ke Mekkah untuk mandi dan bersih2.
BAYANGKAN….sudah 2 hari 2 malam kami memakai ihram tidak mandi dan tidak ganti pakaian. Baunya, dekilnya….uuufghgfhghf…..!! Rasanya ingin mandi kembang sekalian.
Subhanallah hal spt itu tidak begitu kami hiraukan krn serunya perjalanan ibadah yg kami lalui.
Kamis, 20 Desember 2007
MAKKAH
Kami melakukan tawaf Ifadhah sebagai rangkaian wajib dalam ibadah haji. Kemudian mabit kembali ke Mina untuk Nafar Awal melontar ke jumrah Ula, wustho dan Aqabah.
Usai melakukan rangkaian itu….kami sempat jalan2 puas di Makkah sama tanten n oom…smpe dengkul mo berubah jadi mata kaki….halah!!!
ALHAMDULILLAH…tuntaslah ibadah haji kami
Coming Soon… February 12, 2008
Posted by Kamelia Idrus in General Talks.add a comment
maaf..lama ga nge post… aku sdg berlibur..but..
Coming Soon….” Labbaik Allahumma labbaik “…cerita seputar perjalananku saat menunaikan ibadah Haji 1428 H.
heheh….kayak mo menyambut diskon 70 % aja…..
Song for you January 13, 2008
Posted by Ade Bayu in Mellow.2 comments
Don’t cry just sweep your pain from your eyes
that makes me fall to your heart
Sorry, it’s all I can say to your heart
you’ll always with me
You are my dream
My sweetest dream
Please babe don’t leave me alone
Hold me tight
Close in my arms
I’m with you wherever you are
You’ll always be my happy life
This love will last forever
Trust me I know what you have been through
believe me i’m here for you
Feel me I always be around you
Wherever I go
You are my dream
My sweetest dream
Please babe don’t leave me alone
Hold me tight
Close in my arms
I’m with you wherever you are
You’ll always be my happy life
This love will last forever
(by Air; for Angel)
Hymne Guru January 8, 2008
Posted by Kamelia Idrus in General Talks.add a comment
Pembaca….apakah kalian masih ingat dg lagu “Hymne Guru” ?..apakah kalian masih hafal dan inget lagunya…?
Mari kita nyanyikan bersama ……..
HYMNE GURU
Terpujilah..
Wahai engkau…Ibu Bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku tuk pengabdianmu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa
Selamat !!! bagi kalian yg masih inget dan bisa menyanyikan lagu ini. Sayangnya, lagu ini berhenti kudengar sejak kelas 1 SMP hingga sekarang.Ntah…apakah kita2 yg telas suxes dan mampu berjuang ini masih inget dg guru2 kita atau tidak…kurasa masih…tp suka ditutupi dg kesibukan2 saja.
Ada bbrp pendapat yg mengatakan bhw lagu ini sdh tdk dilantunkan lg krn barisan terakhir pada lirik ini sudah tdk ssuai….”tanpa tanda jasa”…. krn jika smua manusia ditanamkan kalimat bhw guru itu “tanpa tanda jasa”….bisa2 mereka (guru) tdk dihargai dan dihormati, hari gini ga pake tanda jasa?!?!”. Itulah bagian dari pndpt2 mereka yg kudapat….terlepas dari benar atau salah…aku hanya mengunkapkannya disini.
Walau bagaimanapun juga…guru adlh ortu kedua kita…kita bisa tau sekolah dan pendidikan ya krn mereka. Walau skalipun kita sbg siswa, paling suka mengejek atau meniru cirikhas2 atau keanehan yg dikeluarkan oleh Bapak Ibu guru kita…
Jadi inget masalalu….dimana keadaanya salah seorang guru yang dari cara mengusap hidungnya pun…smpe ada siswa yg pandai mengikutinya. Ada pula yg ngomongnya sedikit rada bencong ato medok ato penuh dengan kata “ya toh?” disetiap pembicaraanya…semua ciri khas mereka pasti jd bhn ejekan murid2nya. Lalu…apakah guru itu smpe skrg dendam ato marah??…kurasa tidak…malah mendoakan yg baik. Terkadang…tanpa kita sadari, mereka juga sering meneteskan airmata bangga dari dalam hatinya melihat muridnya yg mgkn skrg sdg baca blog ini, sudah lebih pandai drpd gurunya, mampu ini dan itu…Wallahu’alam bagi mereka yg kurang ajar…kurasa mereka akan suxes juga tp lambat atau bahkan telat.
Yah…itulah guru….ga kebayang apa jadinya kita..jika tidak ada mereka sebagai orang tua kedua kita.
Bagi kalian yg punya kisah bahagia, berkesan, lucu bersama guru2 itu…Cerita nyoookkk…
Ingatlah pada guru2mu…balaslah mereka dg silaturrahmi yg kokoh.Kurasa itu cukup.





